JAKARTA—Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB pada lokasi 1.63 Lintang Utara,
126.40 Bujur Timur atau 134 km barat laut Jailolo, Maluku Utara.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofi sika (BMKG) mengeluarkan
peringatan dini tsunami terkait gempa bumi tersebut. Sampai pukul 00.05 WIB peringatan itu belum dicabut.
BMKG melalui akun Twitter @InfoBMKG menginformasikan gempa itu terjadi pada Kamis (14/11) sekitar pukul 23.17 WIB. Pusat gempa berada 22 km barat laut Jailolo.
Gempa berada di kedalaman 110 km. Lokasi gempa ada di koordinat 1,63 Lintang Selatan dan 126,40 Bujur Timur. BMKG mengimbau warga mengikuti arahan petugas BPBD hingga BNPB. ”Saran BMKG ikuti arahan peringatan dini TSUNAMI dari BPBD, BNPB dan BMKG,” demikian arahan BMKG lewat situs resminya.
Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan bermodelan yaitu Halmahera, Maluku Utara; Kota Bitung, Sulawesi Utara, dan Kota Ternate, Maluku Utara dengan status waspada. Gara-gara gempa itu, warga berhamburan keluar rumah. Di Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (15/11) dini hari, warga tampak panik dan meninggalkan rumah.
Warga merasakan getaran gempa cukup kuat. Getaran gempa dirasakan dua sampai tiga menit. Lonceng di rumah berbunyi kencang.
Setelah gempa selesai, warga kembali ke rumah masing-masing. Warga tetap siaga. Gempa yang dirasakan di Jailolo, Maluku Utara, membuat warga keluar dari rumah. Sebelumnya, pada Kamis, terjadi sejumlah gempa di berbagai daerah. Gempa bermagnitudo 4,4 mengguncang Buleleng, Bali, Kamis sekitar pukul 22.10 WIB.
Pusat gempa berada di laut 20 km barat daya Buleleng. Gempa tersebut dirasakan dengan skala MMI (Modifi ed Mercalli Intensity) III-IV di Seririt. Skala MMI IV artinya pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, serta dinding berbunyi. Belum ada laporan soal dampak lebih
lanjut dari gempa ini. Sebelumnya, Bali juga dilanda gempa bermagnitudo 5,1 pada pukul 17.21 WIB, Kamis. (Antara/ Detik)
BENCANA ALAM Gempa M 7,1 Guncang Maluku Utara
JAKARTA—Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB pada lokasi 1.63 Lintang Utara,
126.40 Bujur Timur atau 134 km barat laut Jailolo, Maluku Utara.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofi sika (BMKG) mengeluarkan
peringatan dini tsunami terkait gempa bumi tersebut. Sampai pukul 00.05 WIB peringatan itu belum dicabut.
BMKG melalui akun Twitter @InfoBMKG menginformasikan gempa itu terjadi pada Kamis (14/11) sekitar pukul 23.17 WIB. Pusat gempa berada 22 km barat laut Jailolo.
Gempa berada di kedalaman 110 km. Lokasi gempa ada di koordinat 1,63 Lintang Selatan dan 126,40 Bujur Timur. BMKG mengimbau warga mengikuti arahan petugas BPBD hingga BNPB. ”Saran BMKG ikuti arahan peringatan dini TSUNAMI dari BPBD, BNPB dan BMKG,” demikian arahan BMKG lewat situs resminya.
Daerah yang berpotensi tsunami berdasarkan bermodelan yaitu Halmahera, Maluku Utara; Kota Bitung, Sulawesi Utara, dan Kota Ternate, Maluku Utara dengan status waspada. Gara-gara gempa itu, warga berhamburan keluar rumah. Di Sukur, Airmadidi, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Jumat (15/11) dini hari, warga tampak panik dan meninggalkan rumah.
Warga merasakan getaran gempa cukup kuat. Getaran gempa dirasakan dua sampai tiga menit. Lonceng di rumah berbunyi kencang.
Setelah gempa selesai, warga kembali ke rumah masing-masing. Warga tetap siaga. Gempa yang dirasakan di Jailolo, Maluku Utara, membuat warga keluar dari rumah. Sebelumnya, pada Kamis, terjadi sejumlah gempa di berbagai daerah. Gempa bermagnitudo 4,4 mengguncang Buleleng, Bali, Kamis sekitar pukul 22.10 WIB.
Pusat gempa berada di laut 20 km barat daya Buleleng. Gempa tersebut dirasakan dengan skala MMI (Modifi ed Mercalli Intensity) III-IV di Seririt. Skala MMI IV artinya pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik, serta dinding berbunyi. Belum ada laporan soal dampak lebih
lanjut dari gempa ini. Sebelumnya, Bali juga dilanda gempa bermagnitudo 5,1 pada pukul 17.21 WIB, Kamis. (Antara/ Detik)